Denpasar, 2 Desember 2008Empat Mata muncul lagi. Acara yang ditayangkan oleh Trans 7 ini kembali muncul dengan nama baru namun dengan konsep yang sama “ Bukan Empat Mata“. Tukul Arwana sebagai host ditemani oleh Vega dan Peppy mengembalikan keceriaan yang sudah hampir sebulan ini tidak tayang karena dilarang oleh KPI.
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pusat memutuskan untuk menghentikan program acara Empat Mata yang ditayangkan Trans7 pada tanggal 4 November 2008. Penghentian tersebut karena acara itu dinilai tidak pantas dan melanggar standar program siaran.
Seperti dilansir Kompas.com bahwa mulai Selasa, 4 November 2008 KPI memberikan sanksi administratif berupa penghentian selama satu bulan. Jika ingin disiarkan kembali, masa satu bulan tersebut untuk evaluasi dan konsolidasi. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPI Pusat Sasa Djuarsa Sendjaja.
Sasa menuturkan, sebelumnya KPI telah memberikan teguran sebanyak tiga kali. Teguran tersebut ditayangkan pada 5 Mei 2007, 27 September 2007, dan 25 Agustus 2008. Namun, pada tayangan 29 Oktober 2008 dalam episode Sumanto, mantan pemakan mayat, kembali ditemukan pelanggaran. Dalam salah satu adegan ada bintang tamu yang memakan hewan kodok hidup-hidup sehingga dinilai telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran.
Setelah sebulan tidak tayang, “Empat Mata” berganti nama menjadi “Bukan Empat Mata”. Meskipun nama Empat Mata ditambah kata “bukan”, namun nyaris tidak ada perbedaan. Kata-kata “kembali ke laptop” yang sudah lama tidak terdengar masih menjadi trade mark Tukul “Aldi” Arwana. Bintang tamu pertama dalam acara “Bukan Empat Mata” ini adalah Sandra Dewi. Untuk menepis isu-isu mengenai Empat Mata, diawal acara dia menunjukkan “fotonya” bersama Tukul di Menara Eiffel Paris dan mengatakan bahwa selama sebulan ini dia bersama Tukul pergi bersama ke Paris, seolah-olah ingin menepis kabar buruk mengenai Empat Mata sebulan yang lalu.
Selamat berguyon-guyon ria bersama Empat Mata ditambah Bukan.