Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Mei 2009

My new website (Winarto's Hermitage Abode)

Here's my new website http://winarto.in. My Hermitage Abode, My Words as my mind and soul
Enjoy it.

Selasa, 23 Desember 2008

Langkah Kembali Terayun

Langkah Awal Di Mulai
Setapak Demi Setapak Terlewati
Masa Yang Telah Berlalu
Menjadi Prasasti
Yang Memberi Pelajaran Berarti
Untuk Menapaki Jalan
Yang Belum Pernah Terlewati

Jangan Lagi Tersesat
Jangan Lagi Hilang
Berpaling Pada Kenikmatan Dunia

Berpikir Lebih Jernih
Menghadapi Makin Keruhnya Hidup
Berbuat Lebih Bijak
Dalam Menempuh Kelamnya Suasana
Raih Mimpi - Mimpi Menjadi Kenyataan
Bergerak Menuju Hidup Damai Yang Abadi

Senin, 08 Desember 2008

KESUNYIAN HATI

KESUNYIAN MALAM
MEMBAWA PIKIRANKU
PADA KESEPIAN
SESEPI HATIKU
YANG HIDUP TANPA KAMU
DISISIKU

AKU TAK BISA BERBUAT BANYAK
TIADA YANG BISA MEMBUAT
HATIKU KEMBALI CERIA
SELAIN KAMU SEORANG
TIADA YANG BISA MENYINARI
SUDUT GELAP HATIKU
SELAIN SEBERKAS CAHAYA HATIMU

Sabtu, 29 November 2008

Mengenang Keceriaan dan Kehampaan

KEMBALI TERKENANG
DAN AMAT MERINDUKAN
SAAT DAUN – DAUN BETERBANGAN
JATUH BERSERAKAN

MENGAYUH LANGKAH – LANGKAH KEHIDUPAN
MENUJU GERBANG KEEMASAN
AKU AMAT MERINDUKAN
BERSAMA – SAMA MENCAPAI KEJAYAAN

MUNGKINKAH MASA LALU KEMBALI TERULANG?
KETIKA TERIK MENTARI MEMBAKAR KULIT
ANGIN PANAS MENIUP RAGA
DI TENGAH HATI YANG DINGIN TERTIUP CINTA

BERJALAN MENGELILINGI PUTARAN WAKTU
DALAM KEBISINGAN MASIH ADA KEHAMPAAN
DALAM KEHAMPAAN MASIH ADA KECERIAAN
TERASA SEMPURNA

Luapan Cinta

Intan permata hati
Terang kemilau
Cahaya terpendar
Dalam kalbu
Menerangi sudut demi sudut
Relung hati

Tiada yang ku damba
Selain dirimu
Peluk mesra dan cium Kekaguman itu
Mengobati hati ini
Yang selalu rindu

Perhiasan yang melekat Dalam jiwa
Senantiasa memberi Keindahan
Lihatlah daku dan dikau
Selalu bersama dalam Kemesraan
Membisikkan kata-kata cinta
Meneriakkan panji-panji cinta

Bersama bertolak menuju lautan
Yang terhampar seakan tiada bertepi
Dengarkan ombak telah berteriak
Memanggil-manggil
Mengajak bersama
Mengarungi samudera raya

Suara Nurani

Mengalun musik
Menyejukan hati
Membius setiap telinga
Yang terpampang mempesona

Lagu-lagu mengalun
Diiringi suara rintik hujan
Syair yang didendangkan
Menyayat kalbu
Mengiris sampai menusuk
Tulang raga ini

Nyanyian perdamaian bertalu-talu
Merinding bulu roma
Setiap kali memaknai syairnya