Tampilkan postingan dengan label Alumni SMAGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alumni SMAGA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 April 2009

Info Milis-Milis Alumni SMA 3 Surakarta

Rekan-rekan alumni SMAGA, berikut ini ada beberapa info Milis-Milis Alumni SMAGA. Saya sengaja mengumpulkan info-info ini untuk menyebarkan milis ini ke teman-teman semua. Namun, sangat dimungkinkan masih banyak milis-milis alumni SMAGA yang lain. Mohon teman-teman juga bersedia untuk menginformasikannya.

Saya sengaja memberikan keterangan-keterangan mengenai milis-milis yang berhasil saya temukan, terutama berdasarkan member. Ada milis yang memang terbuka untuk umum (semua angkatan), namun ada pula per angkatan/harus memenuhi syarat-syarat tertentu.

Kalau ingin bergabung, kirim email saja ke "Subscribe send email to", atau kunjungi page masing-masing milis yang juga telah saya sertakan dan ikuti petunjuk yang ada disana. Diharapkan dengan informasi ini, member pada masing-masing milis semakin bertambah banyak, tidak kalah dengan Groups Alumni SMA 3 di Facebook.

Semoga bermanfaat.

* SMAGA-Surakarta
1. Description: Milis ini terbentuk untuk menjembatani komunikasi di antara sesama alumni SMAGA Solo dari berbagai angkatan yang sudah tersebar di berbagai tempat.
2. Address: http://groups.yahoo.com/group/SMAGA-Surakarta/
3. Created: 6 years ago
4. Archive: Membership Required
5. Moderated: Yes
6. Members: 35
7. Founded: Oct 3, 2002
8. Subscribe send email to: SMAGA-Surakarta-subscribe@yahoogroups.com

* alumnismaga
1. Description: Ini tempat kumpulnya para alumni SMA / SMU Negeri 3 Surakarta di dunia maya, dimana kita bisa berbagi informasi dan pengetahuan melalui milist ini, melepas kangen dan berbagi kabar antar sahabat yang lama terpisah
2. Address: http://groups.yahoo.com/group/alumnismaga/
3. Created: 5 years ago
4. Archive: Public
5. Moderated: No
6. Members: 246
7. Founded: Jun 10, 2003
8. Subscribe send email to: alumnismaga-subscribe@yahoogroups.com

* aksel_smaga
1. Description: Komunitas alumni dan siswa program akselerasi SMA Negeri 3 Surakarta.
2. Address: http://groups.yahoo.com/group/aksel_smaga/
3. Created: 3 years ago
4. Archive: Membership Required
5. Moderated: Yes
6. Members: 113
7. Founded: Aug 14, 2005
8. Subscribe send email to: aksel_smaga-subscribe@yahoogroups.com

* SMAGA93-96
1. Description: Forum buat keep contact antar anak-anak SMA Negeri Tiga Surakarta yang masuk taun 93 and lulus taun 96
2. Address: http://groups.yahoo.com/group/SMAGA93-96/
3. Created: 8 years ago
4. Archive: Membership Required
5. Moderated: No
6. Members: 67
7. Founded: Oct 12, 2000
8. Subscribe send email to: SMAGA93-96-subscribe@yahoogroups.com

* Smaga92
1. Description: Milis alumni SMA 3 Surakarta angkatan 92
2. Address: http://groups.yahoo.com/group/Smaga92/
3. Created: 4 years ago
4. Archive: Membership required
5. Moderated: No
6. Members: 60
7. Founded: Oct 25, 2004
8. Subscribe send email to: Smaga92-subscribe@yahoogroups.com

* Smaga2000
1. Description: Smaga 2000 adalah salah satu milist yang diharapkan beranggotakan temen** Smaga (Smu Tiga) Surakarta yang lulus tahun 2000.
2. Address: http://groups.yahoo.com/group/Smaga2000/
3. Created: 1 year ago
4. Archive: Membership Required
5. Moderated: No
6. Members: 57
7. Founded: Sep 18, 2007
8. Subscribe send email to: Smaga2000-subscribe@yahoogroups.com

* hesma
1. Description: Ini adalah media baru bagi Himpunan Eks SMA 3 Solo untuk saling kontak dan bertukar informasi walau berjauhan.
2. Address: http://groups.yahoo.com/group/hesma/
3. Created: 10 years ago
4. Archive: public
5. Moderated: No
6. Members: 58
7. Founded: Nov 8, 1998
8. Subscribe send email to: hesma-subscribe@yahoogroups.com

* Smaga91
1. Description: Ajang kumpul Alumni Smaga angkatan 91
2. Address: http://groups.yahoo.com/group/smaga91/
3. Created: 1 year ago
4. Archive: public
5. Moderated: No
6. Members: 27
7. Founded: Oct 4, 2008
8. Subscribe send email to: smaga91-subscribe@yahoogroups.com

* B6SMA3SKA1982
1. Description : Ex B6 SMA 3 Surakarta year 1982
2. Address: http://groups.yahoo.com/group/B6SMA3SKA1982/
3. Created: 6 months ago
4. Archive: Public
5. Moderated: No
6. Members: 19
7. Founded: Oct 9, 2008
8. Subscribe send email to: B6SMA3SKA1982-subscribe@yahoogroups.com

* pasmagata
1. Description: PASMAGATA (Paguyuban Alumni SMA Negeri 3 Surakarta) dibentuk melalui Musyawarah Nasional Alumni SMA Negeri 3 Surakarta.........
2. Address: http://groups.yahoo.com/group/pasmagata/
3. Created: 6 months ago
4. Archive: Membership required
5. Moderated: No
6. Members: 19
7. Founded: Oct 4, 2008
8. Subscribe send email to: pasmagata-subscribe@yahoogroups.com

* PALASMAGA
1. Description: PALASMAGA (Pecinta Alam SMA 3 Surakarta), adalah milis alumni PALASMAGA, pengurus PALASMAGA, dan simpatisan PALASMAGA
2. Address: http://groups.yahoo.com/group/PALASMAGA/
3. Created: 5 years ago
4. Archive: Membership required
5. Moderated: No
6. Members: 19
7. Founded: May 8, 2003
8. Subscribe send email to: PALASMAGA-subscribe@yahoogroups.com

* smaga86
1. Description: Salam Widya Karma Jaya!!! Mailing list ini diperuntukkan bagi rekan-rekan eks SMA 3 Surakarta angkatan 1986 untuk melepas rindu dan kangen setelah berpisah sekian puluh tahun lamanya karena adanya perbedaan jarak dan waktu di jagat raya ini
2. Address: http://groups.yahoo.com/group/smaga86/
3. Created: 1 year ago
4. Archive: Membership required
5. Moderated: No
6. Members: 17
7. Founded: Aug 12, 2007
8. Subscribe send email to: smaga86-subscribe@yahoogroups.com

Salam Widya Karma Jaya

Unggul Dalam Ilmu dan Perbuatan

Posted at www.wikarya.org

Jumat, 17 April 2009

Sosok Dahsyat Tung Desem Waringin

Langit di Serang Banten tidak mendung, namun akan terjadi “hujan”. Demikianlah yang terjadi di sana. Bukan hujan air, namun hujan uang senilai 100 (seratus juta rupiah). Seseorang berinisiatif melakukan hal tersebut dari atas helikopter. Ini bukanlah sebuah adegan film, namun benar-benar terjadi. Adalah Tung Desem Waringin, salah satu motivator Indonesia yang memiliki slogan “salam dahsyat” inilah aktor di balik hujan uang 100 juta di Serang Banten itu.

Rekans alumni SMA 3, tahukah teman-teman bahwa Tung Desem Waringin (TDW) merupakan alumni sekolah dengan motto ”Widya Karma Jaya” itu? Ya, kalaupun belum banyak yang tahu, informasi ini tentu akan sedikit membuka wacana teman-teman mengenai Tung Desem Waringin. Pria kelahiran Solo, 22 Desember 1967 ini pernah menempuh pendidikan di SMP Bintang Laut Solo. Setelah lulus SMP, TDW melanjutkan pendidikan ke SMA NEGERI 3 Solo. Melanjutkan kuliah S1 di Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret Solo, TDW merupakan mahasiswa teladan yang berhasil menjadi juara lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional, juara cepat tepat P4 tingkat Propinsi Jawa Tengah serta prestasi-prestasi lainnya).

Prestasi tersebut tidak terhenti begitu saja. Tung Desem Waringin adalah Pelatih Sukses No. 1 di Indonesia (Majalah Marketing) dan masuk dalam salah satu tokoh The Most Powerful People & Ideas in Business 2005 (Majalah SWA). Sebagai pembicara, Tung Desem Waringin telah berbicara lebih dari 100,000 orang di Dunia.

TDW pernah berkarir di BCA pada Agustus 1992- Mei 2000, dari Lulusan Terbaik Management Development Program BCA sampai menjadi Pemimpin Cabang Utama BCA Borobudur Malang dengan catatan prestasi sebagai berikut:
1. Mengubah hasil audit dari terjelek seluruh Indonesia menjadi terbaik seluruh Indonesia di BCA Surabaya 1994, BCA Semarang 1995, BCA Malang 1997.
2. Meningkatkan pertumbuhan pemegang kartu ATM BCA di BCA Malang, dari no 7 se-Indonesia menjadi nomer 1 Se-Indonesia.
3. Menang Kliring dan Pulih pertama sejak di BCA di rush di bulan Mei 1998.
4. Tingkat mati mesin ATM terendah seluruh Indonesia selama 5 bulan berturut Januari-Mei 2000.
5. Pertumbuhan Kartu Kredit terbesar seluruh Indonesia April- Mei 2000.

Pada Juni 2000- Februari 2001, TDW bekerja sebagai Senior Vice President Marketing & Customer Care di LippoShop dengan catatan prestasi yang cukup gemilang pula, yaitu satu hari marketing, memenuhi order sebulan dan sejak menangani Customer Care Desember 2000-Januari 2001 semua komplain tertangani dengan baik. LippoShop tidak pernah di komplain masuk koran lagi.

TDW kemudian terkenal sebagai seorang konsultan/trainer terkemuka. Sebagai konsultan perusahaan, TDW berhasil meningkatkan pendapatan dari sebuah Media Iklan Gratis di Jakarta sebesar 16 kali lipat dalam waktu 1 bulan. Meningkatkan 100% penjualan di "MANET" Toko Busana Muslim di Tanah Abang. Meningkatkan 100% Aset Bank Lestari di Jl. Teuku Umar 121 Denpasar Bali & 2000% kredit sepeda motornya di Bali. Lebih lanjut, berhasil meningkatkan penjualan rata-rata sebesar 40% dari total 9.800 Sales dari Columbia Elektronik dan Furnitur, hanya dalam sebulan setelah training dilakukan. Sales shampoo Selsun naik 200%. Membuat Perusahaan Properti Coldwell Banker Sigit Tangerang Menjadi Top Office selama 3 Bulan berturut - turut, penjualan di Millenium Handphone & Accessories naik 500%. Meningkatkan penjualan Gapura Prima Group (The Bellezza, Bellagio) 400% hanya dalam waktu 1 bulan setelah training dilakukan.

Sebagai Konsultan pribadi, TDW membantu merubah orang menjadi percaya diri, menyembuhkan orang trauma, phobia, bulimia, menghentikan kebiasaan merokok, membantu orang gemuk menjadi langsing, membuat breakthrough sukses mulai dari anak petani sampai anak mantan Presiden Indonesia, dari lulusan SD sampai lulusan Doktor, juga Top Eksekutif dan Selebritis. Untuk hal ini TDW ditempatkan di peringkat tertinggi di Majalah Pilar Bisnis edisi November 2002 sebagai ”Pelatih yang mampu merubah CEO atau Top Eksekutif menjadi Lebih Hebat lagi”.

Penghargaan lain diperoleh TDW dari Museum Rekor Indonesia (MURI) pada Oktober 2005. TDW mampu memecahkan rekor MURI untuk Penjualan buku “Financial Revolution” Yang mencapai 10.511 eksemplar di hari pertama secara retail. Tidak berhenti disana, pada Juli 2008, TDW tercatat di MURI untuk ”Buku Terlaris di Indonesia yang Laku 38.878 Buku di Hari Pertama Peredarannya”; ”Buku Marketing Pertama di Dunia yang Waktu Launching Diliput Lebih dari 125 Mass Media dari Lima Benua secara gratis”; ”Buku yang di Launching dengan Cara Terunik di Dunia melalui Hujan Uang”; serta ”Buku Pertama di Dunia yang Punya Nilai Tambah 5 CD Audio + 2 Tiket Seminar 3 Hari”.

(Dikumpulkan dari berbagai macam sumber)


Dipublikasikan di www.wikarya.org, situs alumni SMA 3 Surakarta

Selasa, 03 Maret 2009

Jalan Terjal Menuju Ikatan Alumni Yang Kuat

Winarto 3 IPS 2 2000-2003


Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan saya yang pertama. Sungguh ironis bahwasanya sebagai salah satu sekolah favorit di Surakarta, SMA 3 belum memiliki ikatan alumni yang kuat dan eksis. Wacana yang mengarah kesana telah ada, bahkan telah dimulai. Namun persoalah yang dihadapi adalah mempertahankan kesinambungannya.


Setidaknya ada 2 pihak yang bertanggungjawab terhadap eksistensi ikatan alumni ini, yaitu alumni itu sendiri dan pihak sekolah. Mengapa? Sebab ada hubungan mutualisme yang akan terjalin di antara kedua pihak tersebut apabila ikatan alumninya eksis. Ikatan batin alumni dengan almamaternya pastilah ada, dan inilah yang menciptakan rasa tetap memilikinya.

Untuk itulah, ide untuk menciptakan ikatan alumni yang eksis harus diwujudnyatakan.


Kegagalan-kegagalan masa lalu perlu dimaknai sebagai sebuah pembelajaran. Tidak ada yang tidak bisa dan tidak ada yang tidak mungkin. Maka itu komitmen yang kuat perlu dimiliki oleh alumni SMA 3 untuk dapat membentuk ikatan alumni yang kuat.


Bagaimana untuk memulainya? Dalam salah satu conference di Yahoo Messenger, saya mengungkapkan setidaknya dalam jangka pendek ini Ikatan Alumni SMA 3 perlu memiliki program-program yang harus dijalankan yaitu maintenance website and milis alumni sebagai media resmi alumni, program beasiswa dan menjalin komunikasi dengan SMA 3 untuk saling bertukar informasi aktual.


Kalau program-program itu berjalan dan terus berkesinambungan, bisa menjadi sebuah titik balik untuk Ikatan Alumni SMA 3. Untuk memulainya, saya mencoba mendesain website wikarya di alamat www.wikarya.jangkang.org, untuk kemudian dimintakan saran dan pendapat dari alumni lain. Ternyata, ada alumni, yaitu Mas Cucuk, telah membeli domain di www.wikarya.org. Di alamat itu nantinya akan ditampilkan berbagai macam informasi, pengumuman, profil dan informasi lainnya baik terkait alumni maupun SMA 3.


Program beasiswa yang telah berjalan sejak 1999 perlu terus dijalankan dan disebarluaskan. Dari keterangan Mas Hengky, masih sedikit alumni yang mengambil peran dan berkontribusi, dari 100 orang hanya 10 orang yang berkontribusi di program beasiswa ini. Padahal, apabila dipikir secara sederhana, jika setiap bulan seorang alumni berkontribusi minimal Rp 50.000,00 (limapuluh ribu rupiah) dan diasumsikan 500 orang yang berperan, setiap bulan bisa memperolah Rp 25.000.000,00 (Dua puluh lima juta rupiah). Dengan uang sebesar itu, misalkan uang SPP setiap bulan Rp 100.000,00 maka bisa membantu 250 siswa.


Namun, memang jalan terjal itu masih perlu didaki. Bagaimana tidak, jika hal itu sudah dipelopori sejak 1999, namun masih sedikit yang berperan serta, padahal tidak bosan-bosannya dikumandangkan di berbagai milis-milis per angkatan di SMA 3.


Namun, masih ada harapan. Dengan program jangka pendek itu, diharapkan informasi-informasi itu dapat semakin tersebar luas dengan dukungan teknologi saat ini. Alumni yang berdomisi di berbagai provinsi maupun di luar negeri jika mengetahui informasi ini, selama mereka mau berkontribusi, tidak ada alasan lagi karena jarak, waktu ataupun komunikasi. Tinggal mau atau tidak. Di Amerika Serikat sekalipun kalau pun mereka mau, teknologi yang ada saat ini sangat memungkinkan untuk berkontribusi dalam program-program kegiatan Ikatan Alumni SMA 3 Surakarta.


Akhirnya, ini sebuah langkah awal yang perlu didukung oleh segenap alumni SMA 3. Dan dengan dukungan dan peran serta bersama, tidak ada yang tidak mungkin, tinggal mau atau tidak.


Dipublikasikan di www.wikarya.org, situs alumni SMA 3 Surakarta


Minggu, 22 Februari 2009

Eksistensi Ikatan Alumni: Merintis dan Mempertahankan Kelangsungannya

Untuk Almamaterku SMU 3 Surakarta
Widya Karma Jaya

Selama hampir dua minggu ini, terjadi diskusi yang menarik milis alumni SMU Negeri 3 Surakarta. Bermula dari sebuah postingan oleh salah seorang anggota mengenai sejarah konflik Israel-Palestina. Oleh anggota yang lain menyatakan tidak setuju dengan postingan itu karena “berbau SARA”. Sebagai salah satu anggota milis itu, dalam kacamata penulis memang bernuansa SARA dan tidak cocok untuk diposting di milis alumni itu khususnya.

SMU N 3 Surakarta, dalam tumbuh dan berkembangnya dikenal sebagai salah satu sekolah favorit di Kota Surakarta, juga dikenal sebagai salah satu sekolah yang dihuni oleh beragam suku bangsa yang berbeda-beda dan dengan berbagai perbedaan-perbedaan yang memperkaya. Dengan motto Widya Karma Jaya, yang berarti unggul dalam ilmu dan perbuatan, sekolah ini telah mencapai usia emas.

Kembali ke persoalan diskusi di milis. Penulis mencoba untuk menggali banyak informasi dari kakak angkatan yang sudah lama bergabung di milis itu pasca “komplain” postingan di milis. Sebagai anggota baru, mencoba mencari informasi mengenai komunitas alumninya adalah sesuatu hal yang wajar. Pertanyaan pertama mengenai etika bermilis yang ada diberlakukan di milis alumni SMU 3 itu. Ada yang mengatakan bahwa ketika milis ini dibangun, memang ada etika yang diberlakukan seperti tidak memposting hal-hal yang berbau SARA ataupun “saru”.

Muncul pula tanggapan dari dari anggota yang lain dan menyatakan bahwa postingan mengenai sejarah itu tidak berbau SARA bahkan ada yang memasukkan lagi sejarah dari sisi lain konflik Israel Palestina, jelas berbeda dengan postingan sejarah yang pertama. Terdapat pula usulan mengenai postingan di milis itu untuk tetap dibiarkan berjalan apa adanya, jika memang berkenan dibaca, jika tidak berkenal tinggal di-delete.

Dalam salah satu tanggapan penulis di milis itu, memberikan contoh mengenai etika bermilis dari milis alumni SMU 3 yang lain, hingga pertanyaan sejarahnya apakah alumni SMU ini pecah sehingga harus memiliki dua milis. Usut punya usut ada yang memberikan cerita sejarahnya mengapa ada dua milis itu dan ternyata masih ada banyak, milis lain yang terkait dengan alumni SMU 3 Surakarta, terutama yang mengatasnamakan angkatan. Di sela-sela “debat” itu ada yang mengungkapkan tidak masalah banyak milis, bahkan akan semakin menambah dan mempertahankan perbedaan dan keanekaragaman SMU 3 Surakarta, serta tidak perlu membatasi postingan di milis, biarkan individu masing-masing yang membatasi. Kalau pun ada postingan yang tidak berkenan di hati anggota tinggal dihapus dari inbox, hingga ada yang guyonan akan membuat milis baru lagi dengan kriteria umur, angkatan muda, angkatan tua, daerah asal dan usul-usul nyleneh lainnya.

Stop di sana cerita awal mula tulisan ini. Point of view yang ingin dikupas adalah mengenai eksistensi alumni dalam keberlangsungan suatu lembaga pendidikan, khususnya SMU 3 Surakarta. Berdasarkan milis-milis yang telah dibangun dan berkaitan dengan alumninya, tergambar bahwa alumni SMU 3 masih bergerak tak beraturan dan belum terstruktur. Salah satu anggota mengatakan bahwa ide awal dibangun milis ini adalah untuk “ngumpulke balung pisah”, yang bermakna dengan milis ini diharapkan alumni SMU 3 yang tersebar di segenap penjuru dalam berkumpul dan berkomunikasi dalam media milis tersebut.

Terungkap pula bahwa melalui milis ini ada ide untuk memberikan beasiswa untuk adik-adik angkatan yang mengalami kesulitan pendanaan untuk sekolah. Great idea. Namun, dalam perjalanannya, meskipun hal tersebut telah terlaksana, namun gerakannya masih tak beraturan, tak terorganisasi. Alumni SMAGA (sebutan SMU/SMA 3 Surakarta), belum memiliki konsep, program dan goal yang jelas dalam keinginannya untuk berkontribusi bagi almamaternya.

Secara usia sekolah, SMAGA telah melewati ulang tahun ke-50, namun alumninya belum bergerak secara beraturan, padahal alumni SMAGA memiliki kekuatan dan potensi yang sangat melimpah dan masih bisa menghasilkan sesuatu yang lebih optimal. Lalu, apa yang harus dilakukan sekarang? Apakah di mata alumni telah puas dengan aktivitas dan hasil yang telah dicapai selama ini?

Perlu digali lebih dalam. Dalam pengamatan penulis selama ini, memang keberadaan ikatan alumni SMAGA masih sangat minim informasi, baik dalam hal aktivitas maupun organisasinya. Mengetahui keberadaan milis SMAGA ini pun dari sebuah pencarian di search engine. Teman-teman alumni yang lain bisa dikategorikan sebagai kelompok yang tidak tahu mengenai milis tersebut ataupun kelompok yang tidak mau bergabung. Namun kelompok yang kedua ini, mungkin hanyalah sangat kecil prosentasenya. Kebanyakan dikarenakan sangat minim informasi sehingga usaha mengumpulkan “balung” tadi masih terengah-engah. Bagaimana tidak, dari kedua milis alumni SMAGA tersebut hanya memiliki dua sampai tiga ratusan anggota, jika dibandingkan dengan jumlah alumni SMAGA.

Bolehlah kalau dulu masih terkendala dalam hal komunikasi, telepon dan internet masih dimiliki kalangan terbatas, namun bagaimanapun sekarang tidak bisa dipungkiri, internet maupun telepon telah menjadi nafas dan kebutuhan pokok manusia, meskipun masih ada orang/masyarakat yang belum mengenal ataupun sulit untuk mengaksesnya. Namun, jika dibandingkan beberapa tahun yang lalu, perkembangan sistem telekomunikasi dan informasi telah berkembang pesat dan cepat.

Untuk lebih memantapkan perjuangan dan pergerakan alumni SMAGA, perlu dilakukan langkah-langkah untuk lebih menunjukkan kiprahnya dalam melakukan upaya mengumpulkan “balung sing pisah” dan berkontribusi untuk almamaternya. Alumni perlu melembaga dalam satu ikatan yang jelas struktur, program maupun aktivitas yang dilakukan. Dengan melembaga, maka akan ada kejelasan program-program yang hendak dilakukan serta dalam lebih dipertanggungjawabkan.

Jika ikatan alumni SMAGA memiliki struktur kepengurusan, program-program serta aktivitas-aktivitas yang jelas, apa yang akan diperoleh? Cobalah berimajinasi. Ambil contoh, tujuan ikatan alumni ini paling tidak ide untuk mengumpulkan “balung pisah” dan berkontribusi ke almamater. Jika ada struktur dan program yang jelas, tentu ide tersebut akan berkonsekuensi pada adanya unit yang akan menangani dan bertanggungjawab, sampai dirumuskan program untuk mencapai tujuan itu.

Sebuah contoh sederhana, aka nada bidang yang menangani bidang informasi dan komunikasi, bertanggung jawab untuk mengelola website, milis maupun database alumni SMAGA. Ketiga hal itu penting sebagai langkah untuk menunjukkan eksistensi ikatan alumni. Terkadang memang, alumni “dilupakan” oleh pihak sekolah. Bagaimana sangat minimnya informasi alumni SMAGA di website sekolah itu. Atau sangat minim anggota 2 milis yang selama ini aktif. Kalau ada bidang yang bertanggung jawab di bidang ini, maka usaha untuk mengumpulkan alumni dalam satu ikatan akan dijalankan secara lebih tersistematis dan dapat dipertanggungjawabkan. Tentu, masih ada hal-hal lain yang bisa dilakukan dan disentuh oleh ikatan alumni dalam kegiatannya untuk lebih berkontribusi.


Bidang-bidang tersebut dapat bekerjasama dengan pihak sekolah untuk pembuatan database alumni. Tiap tahun pasti ada alumni, dan tiap tahun akan terus ada selama sekolah itu tetap beroperasi. Bukankah di event perpisahan, ikatan alumni harusnya tampil di acara tersebut? Sebuah event yang tepat untuk menginformasikan eksistensi alumni SMAGA, program-program maupun aktivitas yang dilakukan sumbangsih alumni bagi almamaternya.

Relasi antara alumni dan sekolah sangatlah penting dilakukan. Konsistensi hubungan keduanya memberikan dampak bagi keberlangsungan proses pendidikan pada almamaternya. Banyak orang tua ataupun siswa yang mengambil keputusan untuk masuk ke suatu sekolah dengan melihat keberhasilan alumninya. Proses belajar selama 3 tahun di SMU telah memberikan kenangan tersendiri bagi alumni, terutama setelah sekian tahun tidak berjumpa dengan sekolah, guru dan teman-temannya, hingga masih ingin memberikan sesuatu untuk alamaternya itu.

Itulah pentingnya alumni melembaga dan terorganisasi dalam satu ikatan. Ada banyak hal yang bisa dilakukan. Kuncinya adalah pada alumni itu sendiri. Kalau memang masih ingin memberikan sesuatu untuk almamaternya, juga untuk menjalin silaturahmi dengan adik, seangkatan maupun kakak angkatan, mengapa harus tanggung-tanggung. Semuanya perlu ditata sehingga setiap program, aktivitas yang dilakukan akan lebih terencana, teratur, terkontrol dan terevaluasi.


Winarto
SMUGA 2000-2003

Dipublikasikan di www.wikarya.org, situs alumni SMA 3 Surakarta