Tampilkan postingan dengan label Sports. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sports. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Desember 2008

Inter di Giornata ke-16 Serie A Italia: Sempat Lengah

Denpasar, 15 Desember 2008
Kekalahan Inter Milan di pentas Champion League pada Minggu lalu melawan Werder Bremen adalah sebuah cambuk yang sangat berarti. Dengan kekalahan tersebut membuat mereka harus puas hanya di posisi runner-up klasemen akhir group B. Lebih lanjut, pada babak knock out 16 besar, Inter Milan akan menghadapi juara grup yang akan ditentukan melalui undian.

Seperti diberitakan oleh Kompas.com, karena kejadian tersebut Inter sempat kena marah oleh pelatihnya, Jose Mourinho. Meskipun demikian, Kapten Tim, Javier Zannetti, mengaku siap menghadapi tim mana pun di 16 besar Liga Champions nanti. Bahkan, dia sangat berharap bisa bertemu dengan juara bertahan, Manchester United (MU).

Di liga domestic, pada giornata ke-16 ini, Inter Milan menantang tim papan bawah, Chievo. Inter Milan nyaris malu di kandang sendiri. Sempat ditahan 2-2, Inter akhirnya menang 4-2 berkat dua gol Zlatan Ibrahimovic.

Kemenangan itu memperkokoh Inter Milan di puncak klasemen. I Nerazzurri tetap memimpin klasemen dengan nilai 39. Pada pertandingan lain, Juventus mampu menghajar AC Milan dengan skor 4-2. Hasil ini menempatkan Juventus di posisi kedua dengan 33 poin dan AC Milan turun ke posisi keempat dengan poin 30. Sementara Napoli berhasil naik ke posisi ketiga klasemen dengan poin 30 setelah berhasil mengalahkan Lecce dengan skor 3-0. Meski poin AC Milan dan Napoli sama, Napoli unggul dalam selisih gol.

Lengah. Itu gambaran Inter Milan manakala bertanding dengan Chievo semalam. Pertandingan yang dilakoni Inter dengan Chievo sangat mendebarkan. Inter unggul 2-0 lebih dulu lewat gol Maxwell menit ke-3 dan Dejan Stankovic menit ke-47. Namun, Chievo di luar dugaan mampu menyamakan kedudukan melalui gol Pellisier menit ke-51 dan Bentivoglio menit ke-65. Hasil itu membuat Inter mencoba menekan lebih kencang. Hasilnya, Zlatan Ibrahimovic mencetak dua gol kemenangan pada menit ke-79 dan 88.

Perjalanan masih panjang. Pentas Champion League dan Serie-A yang keras masih menanti serta membutuhkan konsentrasi yang tinggi.

Senin, 08 Desember 2008

AC Milan dan Juventus Tetap Mengancam

Denpasar, 8 Desember 2008
Hasil yang gemilang ditorehkan Inter Milan dengan menghancurkan Lazio di kandangnya dengan skor telak 0-3. Dengan hasil ini, hingga pekan ke-15 Inter Milan memimpin klasemen sementara dengan perolehan nilai 36.

Pesaing terdekat Inter Milan yaitu AC Milan dan Juventus tetap mengancam karena pekan ini pun mereka berhasil mengalahkan lawan-lawannya. AC Milan di Stadion San Siro menang tipis 1-0 atas Catania berkat gol Kaka di menit ke-65. Juventus pun demikian. Mereka mengalahkan Lecce dengan skor 1-2.

Dengan hasil ini, AC Milan dan Juventus mengantongi poin sama 30. Namun demikian, Juventus berada di posisi kedua sedangkan AC Milan di posisi ketiga. Juventus unggul pada selisih gol. Kedua tim tersebut tetap mengancam pemuncak klasemen sementara dikarenakan masih menyisakan 23 pekan lagi. Perjalanan masih panjang Guys. (Win)

Senin, 01 Desember 2008

Kokoh di Puncak Klasemen


Denpasar, 1 Desember 2008

Minggu malam, Inter Milan melakoni pertandingan yang berat melawan kuda hitam Napoli di Stadion Giuzeppe Meazza, Milan, Italia. Pertandingan yang disiarkan langsung oleh Trans 7 ini sudah aku tunggu-tunggu. Sejal pukul 20.00 WITA, aku sudah online di depan TV, meskipun pertandingan itu akan disiarkan pada sekitar pukul 22.00 WITA. Sengaja memang aku siap jam 20.00 WITA karena juga ingin menyaksikan Golden Way-nya Mario Teguh dan Metro Files.di Metro TV.


Malam terakhir di bulan November itu benar-benar memberikan inspirasi. Mario Teguh mengangkat tema “If tomorrow never comes” dan Metro Files mengangkat Panglima Besar Jenderal Soedirman. Sungguh anugerah yang tak terkira disuguhi motivasi dari Mario Teguh dan semangat perjuangan Pak Dirman.


Setelah melihat dua tayangan inspirasional itu, akhirnya pertandingan Inter Milan vs Napoli dimulai. Giornata yang berat bagi Inter Milan, mengingat prestasi Napoli yang sangat mengesankan sehingga berada di lima besar klasemen.


Pada pertandingan pekan ke-14, Minggu (30/11), I Nerazzurri mengalahkan Napoli 2-1.Inter unggul 2-0 lebih dulu lewat gol Ivan Cordoba pada menit ke-16 dan Sulley Muntari menit ke-24. Namun, Napoli mampu memperkecil kekalahan lewat Lavezzi menit ke-36. Dengan kemenangan itu, Inter Milan yang memimpin klasemen sudah mengantongi nilai 33. Sementara Inter unggul 6 poin atas Juventus dan AC Milan.


Juventus pada pertandingan pekan ini mengalahkan Reggina dengan skor telah 4-0, sedangkan AC Milan harus tunduk di kandang Palermo dengan skor 3-1. Juventus dan AC Milan berada di peringkat kedua dan ketiga dengan poin yang sama 27.


Perjuangan masih panjang, jalan menuju scudetto masih terjal. Masih tersisa 24 pertandingan lagi untuk sampai ke tangga juara di musim ini. Mengutip salah satu lagu yang sering dinyanyikan suporter Indonesia “Tunjukkan prestasimu, libaslah musuhmu, Inter Milan aku nang mburimu” (Lagu ini begitu akrab denganku manakala aku sering melihat pertandingan sepakbola di Stadion Manahan Solo, ketika itu Solo menjadi homebase beberapa klub seperti Pelita Solo, Persijatim Solo FC. Setelah kedua tim itu hengkang, tim asli dari Kota Bengawan menggunakan Stadion Manahan sebagai kandang mereka).

Minggu, 30 November 2008

Jelang Inter Milan Vs Napoli


Denpasar, 30 November 2008
Minggu yang sangat melelahkan kudu dilakoni Inter Milan. Setelah pekan lalu di Serie A Liga Italia harus menghadapi musuh bebuyutan, Juventus, dan di Liga Champion Eropa menghadapi Panathinaikos Yunani, pada pekan ke-14 ini Inter Milan harus menghadapi kuda hitam Napoli.

Di pentas Liga Champion Eropa, Inter Milan kalah di kandang sendiri dengan kemenangan 1-0. Akankah Inter Milan sanggup mempertahankan posisi di Puncak klasemen? Bersama menunggu aksi-aksi bintang Inter Milan yang diramu oleh pelatih Jose "The Special One " Mourinho.

Jumat, 28 November 2008

(Masih) Menunggu Konsistensi Inter Milan

Denpasar, 27 November 2008
Minggu 23 November 2008 pukul 03.00 WIB, alarm ponselku berbunyi. Sengaja kupasang pada jam tersebut karena ingin melihat pertandingan big match Inter Milan vs Juventus di TV 7. Partai yang ditunggu-tunggu penggemar sepakbola terutama Liga Italia Serie A. Giornata ke-13 ini, Inter Milan akan menghadapi Si Nyonya Besar, Juventus.


Inter Milan sebagai pemuncak klasemen sementara harus berupaya keras untuk mempertahankan posisi dari pesaing-pesaing terdekatnyanya seperti AC Milan, Juventus, Napoli, Lazio dan Fiorentina. Persaingan yang ketat di papan atas klasemen ini menyebabkan Inter Milan waspada dengan Juventus.


Pertandingan pagi itu berjalan sangat ketat, silih berganti kedua kesebelasan menyerang dan bertahan. Setelah lama menunggu gol, Inter Milan akhirnya mencetaknya melalui Muntari. Hingga menit akhir, kedudukan 1-0 untuk kemenangan Inter Milan. Dengan nilai 30 hingga pekan ke-13 ini, Inter Milan masih kokoh di puncak klasemen. Di pertandingan lain, AC Milan bertanding lawan Torino dengan hasil seri 2-2. Dengan poin 27 yang dimiliki AC Milan di peringkat ke-2 (selisih 3 poin), menjadikan Inter Milan penguasa hingga pekan ini.


Pada pentas Serie-A, Inter Milan akhir-akhir ini memang merajai dengan menjadi juara 3 kali berturut-turut, sejak pelimpahan mahkota juara dari Juventus karena kasus calciopoli. Kasus tersebut akhirnya menyeret Juventus terlempar ke Serie B.


Kamis pagi 27 November 2008 waktu Indonesia, Inter Milan menghadapi Panathinaikos di ajang Liga Champion Eropa. Bertanding dengan klub asal Yunani tersebut, Inter Milan dijagokan akan menang, apa lagi bermain di Stadion Giuseppe Meazza, Milan. Namun, hasil pertandingan berkata lain. Setelah keasyikan menggempur pertahanan Panathinaikos melalui striker andalan Zlatan “Ibra Kadabra” Ibrahimovic dan Adriano, Inter Milan malah lengah dan akhirnya kebobolan satu gol di menit 69 oleh Jose Sarriegi.


Meski tetap lolos ke babak 16 “Knock Out“ Besar, hasil ini mengecewakan. Klasemen akhir apakah Inter Milan menjadi juara atau runner-up group B, akan ditentukan pada match day ke-6 Liga Champion, Inter Milan akan melawan Werder Bremen, sedangkan Panathinaikos akan menghadapi Anathosis.


Sebagai salah satu klub besar dengan pelatih yang paten, pemain berkelas dunia dan dukungan dana yang melimpah, konsistensi Inter Milan dalam setiap pertandiangan masih terus ditunggu. Namun, dengan berkaca pada filosofi kehidupan, tidak selamanya kemenangan ada ditangan, tidak selamanya kekalahan akan didapat, tidak mungkin menang terus, tidak mungkin kalah terus. Yang terpenting adalah lakukan yang terbaik dan bermain secara fair play. (Win)