Kamis, 12 Februari 2009

Andai di Dunia Kartun

Berita-berita di media massa baik cetak dan elektronik beberapa hari ini menampilkan sesuatu hal yang membuat hati miris. Serangan Israel di Jalur Gaza, bencana banjir di beberapa wilayah di Indonesia termasuk Semarang dan Jakarta, kebakaran semak dan hutan di Australia, demo yang berujung maut di Sumatera Utara hingga seabreg peristiwa lain baik bencana alam, kriminalitas maupun kecelakaan. Makin ngeri....

Fenomena dukun cilik, Ponari, di Jombang pun menyita perhatian publik tanah air. Ribuan orang berduyun-duyun datang meminta kesembuhan dari batu ajaib yang dimiliki Ponari dengan meminum air mineral setelah batu itu dicelupkan ke dalamnya. Namun sayang, praktek tersebut ditutup karena sang dukun kelelahan dan sakit. Kalau sang dukun cilik sakit, mengapa tidak mencelupkan batu miliknya itu ke air mineral dan kemudian meminumnya ya?

Jika ditanya, siapa yang mau mendapat sakit, kecelakaan, musibah ataupun bencana selama masih ada di dunia fana ini? Ah tidak usah terlalu memikirkan hal-hal seperti itu, kapan menimpa, kalau terjadi bagaimana dan perasaan ketakutan yang berlebihan lainnya. Orang Jawa bilang eling lan waspodo atau ada juga nasehat untuk selalu berjaga dan berdoa.

Masih ingat dengan film Space Jam? Ya, ketika kemampuan beberapa jagoan Basket NBA dicuri dan digunakan untuk bertanding melawan Looney Tunes, Bugs Bunny dan kawan-kawan? Michael Jordan pun diculik oleh Tunes dan kawan-kawan untuk membantu melawan. Sesuatu yang menarik adalah bagaimana jika manusia bisa seperti kartun-kartun itu? Diinjak sampai gepeng pun akhirnya bisa pulih dalam sepersekian detik, memegang bom atau granat yang hampir meledak dan akhirnya meledak pun bisa cepat kembali ke bentuk semula.

Masuk ke dunia khayal. Andai saja di dunia kartun, mungkin penduduk di Palestina tidak perlu banyak yang terbunuh atau kehilangan sanak saudara dan harta benda. Banjir di Semarang sana tidak perlu menghentikan roda perekonomian dan aktivitas lain ketika orang mampu menyedot bahkan meminumnya,hahahaha.

Mudah sekali berbicara layaknya seorang sutradara. Tapi itulah dunia kartun, dunia khayal. Dalam kisah perseteruan abadi Tom and Jerry, betapa seru dan menggemaskan pertempuran mereka berdua, bahkan kadang menggunakan granat, meriam, bom dan senjata-senjata lainnya. Toh ketika kena, eh bisa recovery secepat kilat dan semudah membalik telapak tangan. Hahahaha

Ingat juga dengan cerita Doraemon, yang mempunyai kantong ajaib, yang punya alat-alat “canggih” dari abad 22. Ada mesin waktu, pintu kemana saja, baling-baling bambu dan mungkin ratusan alat-alat canggih lain. Dunia kartun oh dunia kartun.

Tapi ingat, bahwa ini masih di dunia. Lahir, tumbuh dan berkembang, sakit, bencana, kecelakaan, bahagia hingga peperangan bisa mengancam umat manusia. Bukan di dunia kartun, dengan tangan bisa menahan granat, kalau pun meledak tidak akan mati. Atau bila terjadi tabrakan kereta versus kereta, tidak akan menelan korban jiwa. Belum ada mesin waktu maupun pintu kemana saja seperti punya Doraemon. Namun, kalau suatu saat nanti tercipta, apa yang akan terjadi ya?